Selasa, 09 Juli 2024

Hidupilah Sunnah Nabi Muhammad

Hidupkanlah Sunnah Nabi Muhammad S.A.W

Kebaikan adalah kebaikan dan keburukan adalah keburukan. Mungkin itulah hukum tidak tertulis yang biasa kita ketahui.

Tapi ada juga ungkapan yang sering kita dengar namun sering kali kita abaikan. Ungkapan itu adalah ikuti kata hati.

Hanya tiga kata tok, dan sangat simpel tapi memiliki makna yang sangat dalam. Beberapa orang mungkin mencibir, lah emang iya harus ikuti kata hati. Kita hidup di zaman logika sudah terang.

Kata hati juga gak menjamin bahwa itu benar. Hidup di zaman apapun juga memang harus menggunakan logika. Tapi akan ada saatnya kita dihadapkan pada situasi dimana logika sekalipun tidak akan bisa menjelaskannya.

Di saat itu apa yang akan kita andalkan, jawabannya adalah kata hati. Sebelum mengikuti kata hati, sangat penting juga kita menelaah.

Apakah yang dibisikkan oleh hati itu menjurus pada kebaikan atau malah sebaliknya. Karena itu frasa tadi yang hanya berisi tiga kata, maka untuk meminimalisir adanya kekeliruan.

Haruslah ditambah dengan tiga kata lagi dan akan menjadi seperti ini. Ikuti kata hati, tapi jangan lupa dikoreksi. Apa yang dikoreksi? Tentu saja, bisikan hatinya.

Seorang Syaikh yang terkenal dengan gelar Sulthon Auliya memberikan nasehat yang begitu bagus, katanya jika hatimu membisikkan sesuatu atau adanya sebuah prasangka dalam dirimu. Periksa dulu apakah itu bertentangan dengan kitabullah atau Sunnah Nabi.

Apabila tidak bertentangan maka ikutilah, tapi jika bertentangan dengan keduanya maka jauhilah. Itu agar dirimu tidak bertindak menyelisihi Kitabullah dan Sunnah Nabi.

Tentu saja ini memberikan kita tamparan keras, mengingat hal seperti ini kadang tidak pernah terpikirkan oleh kita sama sekali. 

Jujurlah, apakah kita selama hidup ini mendengar kata hati atau timbul prasangka lalu kita mengoreksinya apakah itu bertentangan dengan kitabullah dan Sunnah dalam bertindak.

Saya rasa hal seperti ini akan sangat sulit kita jumpai orang-orang yang berperilaku demikian. Tapi bukan berarti orang seperti ini tidak ada, mereka ada hanya saja enggan menunjukkan diri.

Tapi bagaimana jika seandainya tidak ada lagi orang yang seperti ini di muka bumi. Ternyata semua orang sudah meninggalkan kebaikan dan melakukan kemaksiatan dan kemungkaran.

Mereka sudah tidak memperhatikan lagi mana yang haq dan bathil, yang lebih buruk tidak hanya mereka mengerjakannya tapi banyak juga yang mengajak melakukan hal tersebut.

Maka jadikanlah Sabda Rasulullah S.A.W ini sebagai pegangan hidup agar kelak kita menjadi Ummat yang diakui oleh-Nya. Apa yang dia pesankan.

Rasulullah S.A.W bersabda “Barangsiapa yang menghidupkan sunnahku berarti ia mencintaiku, siapa saja yang mencintaiku , ia akan bersamaku di syurga” (HR. Imam Ath Thabarani).

Kiranya cukup satu nasehat kecil ini, semoga bisa membangkitkan semangat kita untuk terus memperbaiki diri. Apalagi saat ini adalah bulan Muharram, bulannya perubahan.

Gunakan akal kita dengan baik dan perbanyak melakukan renungan mendalam, mudah-mudahan pikiran kita bisa menangkap hidayah Allah yang bertebaran di muka bumi ini.

Semoga Muharram ini tidak terlewatkan begitu saja, karena di dalam bulan ini terdapat banyak sekali keutamaan dan pahala yang sangat sayang untuk dilewatkan.

Akhirnya apabila ada kesalahan saya minta maaf dan kepada Allah S.W.T saya mohon ampun.

Tidak ada komentar: