Abstrak
Etalase isi pikiranku seperti tak pernah habis: satu muncul, ratusan ikut bermunculan. Menurutku, itu menarik, tapi anehnya aku tidak bisa menangkapnya. Maksudku, saat aku ingin fokus pada satu ide dan menuliskannya menjadi sebuah karya, aku malah tidak bisa.
Ketika berada di depan komputer atau HP untuk menuliskan ide-ide yang berkeliaran tadi, mendadak semuanya menjadi hening, seolah terkena efek stun.
Ya, aku sudah mencoba beberapa tips, seperti menangkap ide dengan menuliskannya langsung di atas kertas agar tidak lari. Namun, anehnya saat aku mencoba mengembangkan ide yang sudah kudapatkan, hasilnya tetap sama saja.
Pada akhirnya, bukannya menulis, justru mood menulis yang hilang, dan kutinggalkan begitu saja. Semoga ke depan bisa lebih baik.
Bagaimana dengan kalian? Pernahkah merasakan hal serupa, atau bahkan lebih parah? Sebenarnya, penyakitku ini kalau kata penulis disebut writer’s block—istilah ketika ide kita mentok.
Aku sendiri heran, apakah benar ada hal seperti itu? Karena ketika aku menulis fanfiksi dulu, rasanya begitu lancar. Namun memang benar, saat mendekati akhir dan tidak pernah membuat outline yang jelas, hasilnya berantakan.
Awalnya, seminggu tidak mengunggah tulisan, kupikir tidak apa-apa, libur sebentar. Tapi di minggu kedua ketika mau mengunggah lagi, muncul rasa malas: “Aduh, kayaknya absen lagi, nggak apa-apa lah.”
Lambat laun, itu menjadi kebiasaan. Hingga akhirnya, tulisan tidak pernah diunggah lagi. Yang tadinya hanya hitungan minggu, menjadi bulan, lalu berubah menjadi tiga bulan. Semoga ke depan aku bisa lebih konsisten.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar