Rabu, 24 September 2025

Avatar yang terselamatkan


Bayangkan kamu hidup di sebuah dunia di mana hanya ada empat kerajaan. Salah satu kerajaan berusaha mendominasi kerajaan lainnya—itulah premis yang ditawarkan oleh cerita Avatar: The Last Airbender.

Awalnya, seluruh dunia hidup dalam kedamaian. Namun, ketika terjadi pergantian seorang raja, keadaan berubah. Raja baru yang tirani haus akan kekuasaan. Ia tidak puas dengan wilayahnya sendiri dan mulai menjarah kerajaan lain.

Keadaan semakin diperparah dengan menghilangnya sosok Avatar, sang penyeimbang yang menjaga agar keempat kerajaan tidak saling berebut kekuasaan.

Aang—yang telah diramalkan sebagai Avatar selanjutnya—merasa beban tanggung jawab itu terlalu berat. Ia hanyalah seorang anak, tetapi dunia menuntutnya menjadi penyelamat. Karena tekanan itu, Aang memutuskan untuk menghilang, tepat sebelum invasi besar-besaran ke kuil udara selatan dan utara oleh Negara Api. Raja Api yang baru memang tidak ingin ambisinya terhalang oleh kemunculan seorang Avatar.

Sesuai dengan siklus Avatar, saat itu giliran seorang pengendali udara untuk dilahirkan sebagai Avatar. Menyadari hal itu, Raja Api memerintahkan pasukannya menyerang seluruh kuil udara, baik di selatan maupun utara.

Namun, dunia memiliki caranya sendiri untuk menyelamatkan sang juru selamat. Aang saat itu tengah terombang-ambing secara mental. Ia merasa beban sebagai Avatar terlalu berat, apalagi gurunya yang paling ia sayangi seperti dijauhkan darinya. Padahal, dari guru itu ia mendapatkan kasih sayang yang seharusnya dirasakan oleh anak-anak seusianya.

Situasi dunia yang semakin genting membuat para biksu senior menekan Aang dengan latihan keras, agar ia siap menghadapi keadaan darurat. Malangnya, bagi Aang yang masih anak-anak, semua itu justru terasa sebagai pengabaian. Ia merasa dianaktirikan, kehilangan kasih sayang, dan akhirnya memilih melarikan diri.

Tak disangka, keputusan Aang itu justru menjadi cara semesta untuk menyelamatkan sang Avatar dari invasi Negara Api. Andai saja ia tetap tinggal, mungkin lingkaran Avatar akan terputus.

Tetapi semesta tentu tidak akan membiarkan satu-satunya harapan dunia musnah sebelum waktunya.


Oke, itu sekilas bacotan saya hari ini tentang Avatar. Semoga menghibur, tetap semangat, dan selalu sehat!


Tidak ada komentar: